Situs Sanghyang Dengdek, Peninggalan Zaman Batu Di Pandeglang

Situs Sanghyang Dengdek
Bantensite_Di sebuah Desa yang terletak di Kecamatan Saketi Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten terdapat sebuah peninggalan kebudayaan prasejarah zaman batu besar (megalitikum). Peninggalan kebudayaan prasejarah ini kemudian dinamai sesuai dengan nama Desa tempat situs tersebut berada, yaitu Sanghyang Dengdek.

Situs yang berada di Desa Sanghyang Dengdek ini adalah arca dengan tinggi sekitar 75 cm yang dibuat dari batu. Arca tersebut berbentuk manusia dengan kepala serta dua mata yang bulat, telinga yang tipis, hidung yang tidak begitu nampak dan sebuah goresan yang membentuk mulut, kemudian dipertegas dengan bentuk tangan yang melingkar ke perut serta alat kelamin yang tidak begitu jelas. Sesuai dengan julukannya yaitu “Si bungkuk yang terpuja”, bentuk dari arca yang satu ini juga sedikit membungkuk ke depan.
 Baca Juga : Situs Lebak Kosala, membawa Kita Kembali Ke Zaman Batu

Situs Sanghyang Dengdek sendiri merupakan salah satu dari beberapa situs peninggalan kebudayaan megalitikum yang banyak tersebar di provinsi Banten. Arca Sanghyang Dengdek menggambarkan tentang sebuah kebudayaan serta karya seni yang berkembang pada saat itu, karya yang berbentuk patung ini diperkirakan berasal dari kebudayaan prasejarah zaman batu besar. Selain itu, arca juga biasanya dijadikan tempat pemujaan arwah nenek moyang oleh masyaakat pada saat itu.

Situs kepurbakalaan Sanghyang Dengdek terletak di kaki gunung pulosari, tepatnya di Desa Sanghyang Dengdek Kecamatan Saketi Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten. Jika Bansiters ingin menambah pengetahuan tentang kebudayaan di masa prasejarah, kunjungi saja cagar budaya yang satu ini. Semoga menambah pengetahuan Bansiters semua tentang peradaban prasejarah yang ada di Pandeglang dan Banten.
Baca Juga : Situs Batu Ranjang, Jejak Prasejarah Di Tanah Banten