Inilah 4 Tempat Yang Wajib di Kunjungi di Binuangeun

Kapa-kapal Nelayan Bersandar di Muara Sungai
Bantensite - Binuangeun merupakan daerah pesisir dengan berjuta potensi alam yang sangat melimpah ruah dan beragam, terutama potensi bahari yang sangat kaya akan keaneka ragaman hayati di dalamnya. Bukan hanya itu, Binuangeun juga memiliki beberapa pantai dan tempat-tempat yang cukup indah yang biasa dikunjungi oleh masyarakat sekitar untuk melepas penat dan menikmati weekend, terutama pantai-pantai yang berada di sekitar Tanjung Panto-Binuangeun. Diantaranya adalah Pantai Karang Malang, Karang Seke, Kembang Ranjang dan beberapa tempat indah lainnya.

Dalam momen-momen liburan, biasanya tempat-tempat tersebut merupakan tempat pavorit bagi masyarakat sekitar untuk berkumpul dan bercengkrama bersama keluarga sambil Babacakan (makan bareng) di pinggir pantai, biasanya disertai dengan kegiatan bakar ikan yang dapat dibeli dari Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Binuangeun, yang kebetulan letaknya memang tidak jauh dari pantai-pantai tersebut.  Desa yang terletak di kecamatan Wanasalam, kabupaten Lebak-Banten ini juga memiliki Tempat Pelelangan Ikan (TPI) terbesar di Banten dan merupakan penghasil ikan terbesar di wilayah tersebut.

Berikut adalah tempat-tempat yang bisa Bansiters kunjungi ketika berkunjung ke Desa Binuangeun.

1.Pantai Karang Seke
Pantai Karang Seke (Dok. Merahputih)
Karang seke merupakan satu dari beberapa pantai yang berada di desa binuangeun,  Kecamatan wanasalam, kabupaten Lebak-banten. seperti pantai-pantai di selatan banten pada umumnya, karang seke memang belum tersentuh atau dikelola dengan baik oleh pemerintah setempat. Di hari-hari biasa tempat ini menjadi paforit bagi para pemuda dan pemudi Binuangeun untuk nongkrong dan sekedar melepas penat di sore hari. Sebagian dari pantai ini memang penuh dengan karang, namun sebagian yang lainnya terhampar pasir pantai yang luas sehingga biasa dijadikan tempat anak-anak muda Binuangeun bermain bola, berenang dan berbagai permainan lain yang memungkinkan untuk dimainkan di pantai tersebut. Sedangkan di hari-hari tertentu seperti hari raya Idul Fitri, Idul Adha dan Tahun baru, karang seke akan terlihat jauh lebih ramai dari hari-hari biasanya.

2.Pantai Karang Malang
Pantai Karang Malang (Dok. Bantensite)
Masih di daerah binuangeun, disana ada pantai karang malang yang letaknya tak terlalu jauh dari pantai karang seke. Tak jauh berbeda dengan karang seke, karang malang juga biasa dijadikan tempat refreshing dan berkumpul bersama teman dan keluarga, dan satu yang tidak ketinggalan yaitu babacakan (Makan bareng). Makan bareng sambil bakar-bakar ikan sepertinya sudah menjadi tradisi apabila berwisata ke pantai-pantai sekitaran Binuangeun.

3.Pantai Kembang Ranjang
Pantai Kembang Ranjang (Dok. Bantensite)
Masih bagian dari pantai-pantai yang ada di binuangeun, kembang ranjang tak jauh berbeda dengan karang malang maupun karang seke. Pengunjung di kembang ranjang akan membeludak apabila musim liburan dan hari raya datang. Salah satu keunikan dari pantai ini adalah bentuk pasirnya yang sedikit berbeda dengan pantai pada umumnya, yaitu beberntuk memanjang dan lebih besar, bahkan mungkin tidak bisa dikategorikan sebagai pasir karena ukurannya begitu berbeda dengan pasir-pasir pantai pada umumnya.

4.Jembatan Muara Binuangeun
Jembatan Muara Binuangeun (Dok. BMW Motorcycle Club)
Satu lagi tempat yang jangan sampai anda lewatkan jika berkunjung ke Binuangeun, yaitu jembatan Binuangeun atau masyarakat setempat biasa menyebutnya sebagai jembatan muara. Disebut jembatan muara karena dibawah jembatan ini terdapat muara yang menghubungkan sungai Cibinuangeun dengan samudera Hindia, karena itulah jembatan ini disebut sebagai jembatan muara binuangeun. Selain itu, jembatan ini juga berbatasan langsung dengan kecamatan Cikeusik yang merupakan bagian wilayah dari kabupaten Pandeglang.

Di atas jembatan ini Bansiters akan disuguhkan dengan pemandangan laut dan sungai yang cukup indah dengan kapal-kapal nelayan yang lalu lalang dibawahnya.